Utak – Atik Google Analytics

Diskusi dengan Om Sugeng emang banyak faedahnya. siang tadi saya dan Om Sugeng berdiskusi di ruangan Bro Jim yang menurut saya sih cocok untuk orang-orang kalo mau semedi, udah sepi, ditemenin ikan-ikan yang berenang di akuarium (yaiyalah berenang, masa shuffle -_-*), terus sofanya empuk lagi. << ini buat tidur, bukan buat semedi. Diskusi tadi siang kurang lebih membahas fungsi dari google analytics untuk rencana kerja. Dari google analytics kita bisa menentukan rencana kerja, membuat dan mengelola website, menentukan konten di website dan masih banyak lagi. Read More

Kera Ngalam

Saya jadi ingat ketika saya sekolah dulu, mungkin anda juga pernah merasakannya, pasti menjelang hari raya Idul Fitri, kita mendapat THR dari guru sekolah kita. THR di sini bukan berupa uang loh ya, tapi singkatan dari Tugas Hari Raya. Biasanya tugasnya berupa tulisan kita mengenai pengalaman kita selama liburan. Saya rasa ini merupakan  tradisi di tiap sekolah menjelang Lebaran. Mungkin saat kita sekolah dulu, kita enggan mengerjakannya, entah karena malas menulis atau memang gak ada ide, tapi seiring bertambahnya umur, saya rasa tugas ini jadi menyenangkan. Karena dengan adanya kemajuan teknologi, kita tidak hanya menunjukkan tulisan kita saja, tapi kita juga bisa menunjukkan foto ataupun video kita saat liburan. Ada pepatah:”Sebuah momen legendaris adalah apa yg kamu dan orang – orang lain lihat dan ceritakan.” Selama cuman anda yang lihat, itu hanya perhiasan di dalam peti tersembunyi. Saya rasa cukup basa – basinya, saya akan menceritakan pengalaman saya liburan di kota saya menimba ilmu kuliah dulu, Malang. Read More

Pekerja atau Pekarya?

Kemarin saya baru sempat membaca lagi e-book Pandji Pragiwaksono yang judulnya “Indiepreneur”. Di bagian awal buku tersebut diceritakan dialog antara Bapaknya Pandji dengan rekan kerjanya yang berkebangsaan Jerman, orang Jerman itu bertanya kenapa pengukir kayu jika mengukir bisa presisi, detil dan indah, sedangkan jika ia melihat anak tangga yang dibuat orang Indonesia ga pernah presisi, gak pernah rapi. Bapaknya Pandji menjawab yang bikin ukiran itu berkarya, yang bikin anak tangga itu bekerja. Read More

Inspiring Gemini Man

21 Desember 2013 adalah pertama kali saya bisa berfoto bareng bang Pandji, sebenernya sudah lama saya ingin berfoto dengan bang Pandji namun karena perbedaan jarak dan kesibukan masing-masing (haseeek) baru hari itu bisa kesampean. Saya sudah lama stalking twitternya bang Pandji. Dari tweetnya saja sudah cukup menginspirasi saya, namun yang paling menginspirasi saya pribadi adalah tulisan di blognya bang Pandji. Read More

Kupi Tumpah

Setelah berkutat sekian lama, impian yang masih ngawang-ngawang tanpa sempat direalisasikan akhirnya kesampean juga. Hari jumat, kami berlima melakukan “simulasi” sebelum terjun ke medan perang sesungguhnya. (ini berlebihan, fix) dengan melayani keluarga besar crew kami Pratama Indra Saputra a.k.a Utha a.k.a Achin yang segitu banyaknya, jujur kami kewalahan. Gimana gak, baru buka lapak satu keluarga besar langsung mengerubungi kami minta dilayani pertama. Read More

Akademi Berbagi Jakarta

Hari Sabtu (9/5/2015), untuk pertama kalinya saya mengikuti kelas Akademi Berbagi. Kali ini temanya adalah Public Lecture, dengan pembicara CEO Detikcom Budiono Darsono dan Editor in Chief & CCO Femina Magazine Petty S Fatimah. Acara ini berlangsung di kantor Microsoft Indonesia, BEI Tower, Jakarta. Read More

Cerita Tentang Rahasia

Saya mendapat kesempatan untuk menonton hasil karya anak bangsa, dengan tema “cerita tentang rahasia”, kami para penonton diajak untuk melihat realitas yang terjadi di sekitar kami. Teh Nia, begitu biasa Ia dipanggil, memang piawai menemukan sutradara muda yang berani dan kreatif. Hal ini dapat dilihat dari ketiga film yang mereka hasilkan.

Film pertama berjudul “Sleep Tight, Maria”, ini merupakan film fiksi satu-satunya di pemutaran ini. Biarpun fiksi, menurut saya film ini sangat berhasil memancing reaksi penonton. Dikisahkan seorang murid perempuan yang harus sekamar saat retret dengan murid paling populer dan jadi panutan di sekolahnya. Ada kebiasaan yang Ia lakukan sebelum tidur. Endingnya menurut saya cukup menarik karena benar-benar mengundang tawa seluruh penonton.

Film kedua adalah “Pertanyaan Untuk Bapak”, film bergenre dokumenter ini mengisahkan tentang seorang Pria bernama Yatna yang ingin mencari Bapaknya yang telah lama meninggalkannya. Dalam film ini sangat tergambar ketegangan dari Yatna yang ingin bertemu Bapaknya setelah berpisah lebih dari 20 tahun. Terlihat di sini beragam kesulitan yang dialami Yatna dalam proses bertemu Bapaknya.

Film Ketiga berjudul “Emak dari Jambi”, menurut saya film ini sangat sukses menjadi film penutup malam itu, Emak Kurtini di film ini terlihat sangat polos sehingga banyak mengundang tawa penonton. Namun tidak hanya tawa, di film ini pun penonton diajak untuk merasakan emosi yang dialami oleh Emak Kurtini setelah melihat Anaknya yang berubah menjadi Waria.

Memang sangat sedikit yang bisa saya gambarkan dari ketiga film tersebut, lebih baik jika Anda menonton sendiri ketiga film ini, saya harap saya bisa menonton kembali film ini. ^^

Bonsoir!

Kemarin saya mendapatkan kesempatan untuk menonton film pendek hasil karya anak bangsa, menurut undangan sih salah satu dari 3 film yang diputar itu masuk dalam kompetisi bergengsi di Critic’s Week Festival Film Cannes, festival film paling bergengsi di dunia. FYI festival film ini diadakan di Prancis. Read More

Social Media Marketing

Jumat 17 April 2015 diadakan kelas kyutri ke – 38 dengan judul “Social Media Marketing”. Judul ini menarik perhatian saya karena memang saya tertarik dengan dunia media sosial. Jadilah saya membuka acara sekalian menjadi peserta, mumpung gratis hehehe. Narasumber kali ini adalah teman saya Heri Bertus. Kami pertama kali saling kenal di tanggal 14 Februari 2015. Awalnya saya belum tau kalo ternyata Bro Heri ini trainer social media marketing. Kebetulan sekali saya juga lagi buntu mencari narasumber, setelah menjelaskan sekilas tentang kyutri, Eh dianya mau, emang rejeki anak soleh.. Read More

Panduan Menyelenggarakan Event Futsal

Hari Kamis tanggal 2 April 2015 merupakan hari yang bersejarah untuk Penabulu. Untuk pertama kalinya kami berolahraga bersama – sama. Tidak hanya pria, srikandi Penabulu pun turut memeriahkan acara ini, dengan menjadi seksi dokumentasi (daripada gak ngapa –ngapain ya kan) yang berperan penting untuk menjadi pengingat momen ini. Read More